ARTICLE IN DETAILS

BERITA | Public
Pembaharuan: (1 minggu yang lalu) | dibaca: 41 kali

fotokonten20260708genksi1.jpg

Orasi Akademik di Rapat Kerja FORPIMPAS Indonesia 2026: Kolaborasi Pentahileks untuk Membangun SDM Unggul dan Ekonomi Biru Menuju Indonesia Emas 2045

Pak Amir

TVRI Kalimantan Selatan | Banjarmasin, Senin, 6 Juli 2026 – Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S., menyampaikan orasi akademik sebagai pembicara utama dalam Seminar Nasional yang menjadi bagian dari Rapat Kerja Forum Pimpinan Pascasarjana Indonesia (FORPIMPAS) 2026. Mengusung tema "Kolaborasi Pentahileks untuk Pembangunan Blue Economy", Prof. Rokhmin menekankan bahwa pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan, riset, serta inovasi merupakan fondasi utama untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

 

Dalam paparannya, Prof. Rokhmin menjelaskan bahwa Indonesia sesungguhnya memiliki potensi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 10 persen. Namun, dalam satu dekade terakhir, rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional masih berada pada kisaran 5 persen. Menurut beliau, percepatan pertumbuhan hanya dapat dicapai apabila pembangunan didukung oleh sumber daya manusia yang unggul, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta ekosistem inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

 

Prof. Rokhmin menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak boleh berjalan sendiri, tetapi harus membangun kolaborasi yang erat dengan pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan media agar hasil pendidikan, riset, serta inovasi benar-benar mampu menjawab kebutuhan pembangunan nasional.

 

Beliau juga mengingatkan bahwa perguruan tinggi perlu berani mengevaluasi berbagai akar persoalan yang masih menghambat daya saing bangsa, mulai dari keterbatasan pendanaan, sarana dan prasarana, hingga peningkatan kesejahteraan dosen sebagai bagian penting dalam penguatan kualitas pendidikan tinggi.

 

Dalam konteks pembangunan nasional, Prof. Rokhmin mendorong penguatan kolaborasi pentahileks yang melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas masyarakat, dan media massa sebagai fondasi untuk mempercepat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, serta pembangunan ekonomi biru yang berkelanjutan.

 

Gagasan tersebut diharapkan menjadi kontribusi nyata dunia perguruan tinggi dalam menghasilkan rekomendasi kebijakan, memperkuat riset dan inovasi, serta mendukung pembangunan nasional yang lebih inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

 

Melalui orasi akademik ini, Prof. Rokhmin kembali menegaskan bahwa cita-cita Indonesia Emas 2045 tidak hanya ditentukan oleh besarnya potensi sumber daya alam, tetapi terutama oleh kualitas sumber daya manusia, kekuatan pendidikan tinggi, serta sinergi seluruh unsur bangsa dalam membangun ekosistem inovasi yang mampu menghasilkan kemajuan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Dokumentasi video:



end of article

Editor: admin111
Published: Wednesday, 08 July 2026


0 komentar

Komentar

Recent News
General Apply

You're in the right place! Just drop us your cv. How can we help?

Validation error occured. Please enter the fields and submit it again.
Thank You ! Your email has been delivered.